My Bangkok Itinerary

Ke Bangkok tanpa travel agent alias semi backpacking, bawa peta, tanya sana tanya sini …

Itinerary ini untuk 3 mlm 4 hr, menginap di Take A Nap Hostel di Rama IV tidak jauh dari Sala Daeng BTS Station dan Patpong. Recommended hostel! lumayan murah 1500THB/night/4 beds ~ 450rb. Receptionis-nya sangat ramah dan helpful, setiap pagi bersedia  menuliskan nama2 tempat tujuan, alamat dll dalam tulisan Thai, maklum mayoritas tukang taksi maupun penduduk disana tidak bisa tulisan latin n bhs inggris😦

Note: karena  travel 4 org, jadi lebih mudah dan murah naik taksi kemana-mana – selain adem tentunya! tapi jangan lupa tetap harus mencoba sensasi naik tuk-tuk, naik taksi air/ kelotok dan public transport skytrain (BTS) plus jalan kaki!

Day 01 

  • The biggest airport in Asia – Suvarnabhumi  Bangkok – heading to Hostel, naik taksi meter ~ 420 bath (cari yang resmi terdaftar, ada di area ground floor) –  Perjalanan sekitar 1 jam
  • Sore: Jalan-jalan dan makan siang kesorean di Khaosan Road (bingung..akhirnya masuk KFC :D), terkenal seantero dunia sebagai pusatnya South East Asia Backpackers
  • Diteruskan menembus kemacetan Bangkok dengan naik Tuk-Tuk (sejenis Bajaj) menuju Chinatown, menjelang malam banyak pedagang kaki lima menjual makanan, buah2an dll (just be careful, makanannya umumnya ga halal),  tujuan kami cuma mau mencari makanan khas yg sangat terkenal di bangkok : Nasi Ketan yang dimakan dengan mangga ato duren

Day 02

  • Menelusuri Chao Phraya River, dari hotel kami naik sky train BTS seharga 25 bath menuju Saphan Taksin station yang persis berada di tepi sungai Chao Phraya. Dibawah BTS station terdapat dermaga atau Central Pier. Dari sini anda bisa memesan tiket tur terusan seharga 150 bath (45 rb) yang bisa dipakai seharian turun naik perahu, atau yang kedua menyewa perahu motor sendiri/ a long tail boat, dan pilihan ketiga yg lebih ekonomis seperti yang kami lakukan cuma menaiki regular taxi boat one-way pier to pier seharga 14 bath, berangkat setiap 15 menit, tinggal naik ke klotok/ taksi boat, nanti akan ada petugas/kenek yang berkeliling menagih bayaran, kita bisa turun di pier mana saja sepanjang sungai sesuai point persinggahan perahu.  Dari central pier kami menuju Pier 15, tepat setelah jembatan Rama VIII, setelah foto-foto dll, berikutnya kembali menuju Pier 8 (tepat di depat Grand Palace dan Wat Po. Dari pier 8, kami menyeberang ke Wat Arun dengan menggunakan perahu (3 bath).

             info detail Chao Phraya Boat express bisa dilihat disini

  • Wat Arun atau Temple of the Dawn, komplek pagoda ini lokasinya tepat berada di tepi sungai Chao Phraya, bagi wisatawan asing yang memasuki area ini dikenakan biaya 50 bath, dan wajib menggunkan pakaian yang sopan, no tanktop and celana pendek. What to see here?…detail desain pagoda yang terbuat dari porselen sangat menarik, tapi yang lebih menantang adalah memanjat ke puncak pagoda utama setinggi 250 kaki (76 m) dan melihat sungai Chao Phraya serta kota bangkok dari atasnya, so astonishing!…dan yang tidak ketinggalan, khususnya untuk turis2 indonesia, disini banyak terdapat toko2 souvenir khas thailand, yang penjualnya bisa bahasa indonesia dan menerima Rupiah utk berbelanja, tapi harus pandai-pandai menawar…biasa, t0urist trap!

  • Grand Palace atau Komplek Istana Kerajaan, tempat yang wajib dikunjungi karena keindahan grand arsitekur thai dan pagoda2 yang terbuat dari emas dan porcelen. Karena selalu menjadi favorit, memasuki area ini dikenai biaya yg cukup mahal sebesar 350 bath (105rb)…dan cukup crowded oleh turis2 mancanegara. Di sekeliling tembok luar banyak terdapat pedagang kaki lima baik yang menjual souvenir maupun minuman dan buah2an. Just being careful of  tuk-tuk or taxi scams here…

  • Sore: Shopping Time!, kami menaiki skytrain BTS menuju jantung komersial kota Bangkok- Siam Square, yang terkenal dengan deretan pusat2 perbelanjaan dari mal, toko2 retail sampai PKL. Pertama2 pergi ke Siam Discovery lt.5 menuju Museum lilin Madam Tussauds, selanjutnya diteruskan shopping dan jalan-jalan di Siam Paragon, dan menjelajah kaki lima sampai malam till you drop!

  • Otw pulang ke hostel, dari Sala Daeng Station iseng2 jalan ke Patpong night market ~ tryt area ini jg terkenal sebagai red district-nya bangkok.

Day 03

  • Pagi2 tur ke pasar terapung Damnoen Saduak (lihat travelog sebelumnya disini), paket tur booking di resepsionis hostel paketnya 1/2 hari seharga 550/pax, selain pasar terapung juga mengunjungi atraksi gajah dan kobra, dan mengunjungi galeri pemahat kayu.

  • Bagi peminat arsitektur, kunjungan ke Jim Thompson House merupakan hal  yang tidak boleh terlewatkan, tempat ini dulunya rumah seorang arsitek amerika yang menetap di Bangkok kemudian setelah meninggal rumahnya dijadikan museum, karena kekhasan desain arsitektur tradisional Thai-nya. Memasuki museum ini dikenakan biaya 100 bath, sudah termasuk guided tour keliling rumah dan taman. lokasinya tidak jauh dari BTS National Stadium, di dalam sebuah jalan kecil atau Soi – satu stop setelah Siam Square. Di belakang museum ini terdapat canal kecil (Saen Saep Klongs) yang juga dilalui taxi air. Diseberang canal itu ternyata terdapat perkampungan muslim Thailand, sayup2 terdengar azan ashar berkumandang dari sebuah Masjid…unfortunately we did’nt find a bridge to cross the canal.

  • Siam Interchange + MBK Center – again area shopping plus public transport interchange dengan berbagai moda transportasi criss-cross bersilangan pada satu titik. MBK adalah mall dan retail terbesar yang ada di bangkok, disini bisa puas2in belanja n makan, Alhamdulillah malam terakhir itu kami menemukan restoran thaditional Thai yang halal di MBK,…akhirnya bisa makan Tomyum, kangkung thai, salad seafood yang sangat lezattt sepuasnya…hmm, kami menghabiskan sekitar 750bath utk makan ber-empat!

Day 04

  • Pagi sibuk dengan packing, sarapan, internetan di lobi hostel sambil menunggu taksi bandara yang dipesankan resepsionis Take A Nap. ..Jam 11 sampai di airport, menunggu pesawat jam 13.00 menuju KL.

P.S. sebenarnya ada satu tempat lagi yg wajib dikunjungi yakni Chatuchak market, open market terbesar dan terlengkap se-Asia bahkan ktnya  se-dunia, tapi hanya buka pada saat wiken sabtu-minggu,..we missed it!


2 responses to “My Bangkok Itinerary

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: